Laboratorium

Laboratorium Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi terdiri dari:

  • Laboratorium Kimia Dasar
  • Laboratorium Kimia Fisik Dan Anorganik
  • Laboratorium Kimia Organik
  • Laboratorium Kimia Analitik
  • Laboratorium Biokimia
  • Laboratorium Instrumen
  • Laboratorium Penelitan (2 Ruangan)

PERALATAN

  • Berikut peralatan yang sudah terdapat di laboratorium kimia :
  • Alat gelas, neraca analitik, fume hood, sprektro visible, oven, water bath, stirer, sentrifuge, heating mantel, desikator, pH meter, aqua destilator.
  • AAS, Spektro UV Vis, FT-IR, GC-MS, Magnetic Susceptibility Balance, Calori meter bomb (1), Fume hood (5), neraca analitik (5), kromatotron (1), oven (2), furnace (1), dan vacum rotary evaporator (2)

ATOMIC ABSORPTION SPECTROFOTOMETRI (AAS) / SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM (SSA)

  • Atomic Absorbtion Spectroscopi (AAS) adalah spektroskopi yang berprinsip pada serapan cahaya oleh atom. Atom–atom menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu, tergantung pada sifat unsurnya.

 

 

GC-MS ( GAS CHROMATOGRAPHY MASS SPECTROMETRY)

GC-MS merupakan metode pemisahan senyawa organik yang menggunakan dua metode analisis senyawa yaitu kromatografi gas (GC) untuk menganalisis jumlah senyawa secara kuantitatif dan spektrometri massa (MS) untuk menganalisis struktur molekul senyawa analit.

FTIR

Pada dasarnya Spektrofotometer Fourier Transform Infra Red (disingkat FTIR) adalah sama dengan Spektrofotometer Infra Red dispersi, yang membedakannya adalah pengembangan pada sistem optiknya sebelum berkas sinar infra merah melewati contoh.

 

 

SPEKTROFOTOMETER UV-Vis

Spektrofotometri UVVis adalah pengukuran panjang gelombang dan intensitas sinar ultraviolet dan cahaya tampak yang diabsorbsi oleh sampel. … Sinar ultraviolet berada pada panjang gelombang 200-400 nm, sedangkan sinar tampak berada pada panjang gelombang 400-800 nm

 

CALORIMETER BOMB

Calorimeter bomb merupakan suatu piranti lain yang banyak digunakan untuk penentuan nilai kalor bahan bakar padat dan cair. Pengukuran calorimeter bomb dilakukan pada kondisi volume konstan tanpa aliran atau dengan kata lain reaksi pembakaran dilakukan tanpa menggunakan nyala api melainkan menggunakan gas oksigen sebagai pembakar dengan volume konstan atau tekanan tinggi.

 

AUTOMATIC TITRATOR & KARL FISCHER