Sejarah

Sejarah Berdirinya Jurusan Kimia

Berubahnya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Gunung Djati Bandung menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 57 Tahun 2005. Pada tanggal 10 Oktober 2005, yang bertepatan dengan tanggal 6 Ramadhan 1426 H. Hal tersebut memberikan kewenangan lebih bagi UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk membuka fakultas umum sebagai bentuk pengembangannya. Salah satu fakultas yang ada di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai implementasi regulasi yakni Fakultas Sains dan Teknologi.

Sejalan dengan dibukanya Fakultas Sains dan Teknologi , berdiri pula beberapa jurusan dan program studi untuk menopangnya. Pada awalnya Fakultas Sains dan Teknologi hanya memiliki 2 Jurusan yaitu Jurusan Sains dan Jurusan Teknik, Program Studi Kimia sendiri pada saat itu masih dibawah naungan Jurusan Sains. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Nomor DJ.II/25/2006, Program Studi Kimia berdiri pada senin tanggal 20 Februari 2006, atau bertepatan 20 Muharram 1427 H. Perubahan Program Studi Kimia menjadi Jurusan Kimia terjadi pada tahun 2011 dengan Ketua Jurusan Pertama yakni Dr. Asep Supriadin, M.Si. Penyelenggaraan pendidikan di Jurusan Kimia dimulai angkatan pertamanya pada tahun ajaran 2008/2009.

Ketua dan Sekretaris Jurusan Kimia dari waktu ke waktu :

Dr. Asep Supriadin, M.Si sebagai Ketua Program Studi periode 2008-2011

Dr. Asep Supriadin, M.Si (Ketua Jurusan) dan Dr. Tety Sudiarti, M.Si, periode 2011-2014

Dr. Tety Sudiarti, M.Si (Ketua Jurusan) dan Eko Prabowo, M.Pkim, periode 2014-2019

Eko Prabowo, M.Pkim (Ketu Jurusan) dan Dr. Nunung Kurniasih, S.Pd., M.Si, periode 2019-Sekarang